Posted by Amatullah

Ngeblog Offline Tanpa Terhubung Ke Internet?

Mungkin teman-teman sudah pernah mendengar atau bahkan sudah tak asing lagi dengan Windows Live Writter, tapi saya yakin tidak menutup kemungkinan ada diantara pengunjung yang belum mengetahuinya

Ngeblog Offline
Posted by Amatullah

Cara Membuat Tab View Slide Versi 1

Caranya mudah saja hanya butuh ketelitian dan sedikit kesabaran karena kodenya cukup banyak dan panjang

Tab View Slide
Posted by Amatullah

Membuat menu tab view

Bagaimana cara membuat menu tab view sederhana seperti gambar disamping..

tab view sederhana
Powered By Blogger

Sabtu, 04 Februari 2012

DEVISI SCIZOPHITA (Tumbuhan Belah)

Schizophita atau tumbuhan belah berasal dari bahasa latin schizere atau yunani schizein = membelah, dan piton= tumbuhan , Tumbuhan belah di bagi dalam dua kelas yaitu 1. Bakteri(Bacteria atau Scizomycetes ) 2. Ganggang biru, ganggang belah atau ganggang lender(Cyanophyceae ,Scihizophyceae,atau Myxophyseae) Kelas Bacteri (Schizomycetes) Bakteri merupakan kelompok mahluk hidup yang ber swl tunggal, yang hubungn kekerabatanya dengan mahluk hidup lainnya masih di liputi kekerabatan. Tubuh bakteri yang terdiri atas sebuah sel saja itu yang mempunyai bentuk beranekaragam.ada yang berbentuk peluru atau bola, seperti batang, bengkok seperti koma atau sekrup, ada juga yang seperti spiral.ukuran tubuhnya hany mencapaii beberapa micron(µ =o,oo1mm)paling besar sekitar 100µ, bukti menunjukan bahwa ada bakteri dengan ukuran kurang dari itu dan tidak lagi dapat di lihat dengan mikroskop biasa tetapi memerlukan mikroskop electron untuk dapat mendeteksinya . Bakteri Sifat sifat morfologi,sitologi dan struktur tubuh Tubuh yang berupa sel tunggal mempunyai dinding sel yang jelas.diding sel tidak mengandung selulosa,tetepi tersusun atas hemiselulosa dan senyawa semacam pectin,yang mengandung “N”dan lebih mendekati dinding sel hewan dari pada dinding sel tumbuhan.dindingitu di lapisi selaput serupa gelatin,yang menyebabkan dinding sel itu dalam larutan air menjadi berlendir.dalam sitoplasmanya terdapat butir butir diantaranya di sebut nukleotida di antaranya di sebut nukleoida yang mengandung salah sati zat musung inti yaitu asam dioxy-ribo-nukleat (DNA). Mobilitas Bakteri akteri pada amoniak bergerak secara pasif.namun demikianada berbagai jenis bakteri dalam keadaan tertentu dapat membentuk rambut rambut plasma yang menembus keluar dinding,dengan adanya rambut rambut plasma ini memungkinkan bakteri bergerak aktif dalam medium cair. Pada bakteri di bedakan bulu bulu cambuk : 1. Monotrik ,jika bila ada salah satu bulu cambuk atau salah satu kutubnya 2. Subpolar , jika ada dua bulu cambuk masaing masing di bawah kutuubnya 3. Lovotrik, jika ada seberkas bulu bulu cambuk pada salah satu kutubnya 4. Peritrik, jika bulu bulu cambuk muncul di segala arah dari sel. Cara hidup bakteri Bakteri pada umumnya bersifat hetrotrof,hidupnya sebagai saprofit atau sebagi parasit namun demikian, adapula beberapa jenis yang mampu mengadakan asimilasi, jadi bersifat autotrof.berdasar asalnya energy yang di gunakan dalam asimilasi, bakteri yang bersifat autotrof di bedakan dalam dua golongan yaitu : 1. Khemoaututrof,bila energy asimilasinya (khemosintesis)di peroleh dari reaksi reaksi kimia misalnya dari proses proses oksidasi senyawa tertentu 2. Fotoautotrof,bila energy untuk asimilasi ( fotosintesis )di peroleh dari cahaya matahari . Bakteri yang hidup sebagai saprofit menggunakan sisa sisa tumbuhan atau hewan sebagai substrat dan sumber kehidupannya . Dari segi kebutuhannya akan oksigen, bakteri dapat di bedakan menjadi dua giolongan yaitu bakteri aerob,bila untuk hidiupnya mmemerlukan oksigen bebas,dan bakteri anaerob, bila dapat hidup tanpa oksigen bebas.bakteri yang aerob masih dapat dibedakian lagi dalam yang aeerob secara obligat ,artinya untuk hidupnya memerlukan oksigen bebas.bila kebutuhan terhadap oksigen bebas tidk mutlak artinya dapat hidup pula tanpa oksigen bebas ,bakteri itu di katakan bersifat anaerobfakultatif, Perkembangbiakan bakteri dan pembentukan koloni Bakteri umumnya berkembangbiak seecara vegetatifatau aseksual dengan membelah diri. Setelah selesai melalui pembelahan, sel sel anakan dapat tetap bergandengan satu sama lain dan denagn demikian terbentukalah koloni bakteri, koloni mempunyai bentuk yang berbeda beda ,dan bentuk koloni itu dapat di jadikan salah satu tanda pengenal jenis bakteri yang bersangkutan .adda koloni yang terdiri atas sepasang sel seperti yang terdapat pada marga Diplopacoccus ,daa yang berbentuk kubus ,yang terdiri dari 8 sel, ada yang berbentuk sel,berbentuk rantai dan ada yang setandan dengan buah anggur (pada Staphylococcus). Pembentukan Spora Dalam keadaan yang kurang menguntungkan sel bakteri membentuk badan badan untuk dapat melewati kala buruk tadi , protoplas dengan zat makanan cadangan yang terkandung di dalamnya mengadakan kontraksi menjadi badan yang bulat dengan dinding baru , badan ini disebut sepora lebih tepat endospora karana terbentuk di dalam sel yang sama Habitat Bakteri dan Distribusinya Bakteri dapat di temukan dimanan manana dalam tanah dan air dan sisa sisa mahluk hidup pada dan didalam tubuh mahluk hidup . Didarat dilaut ngarai peunungan di daerah tropics maupun di daerah iklim dingin terdapat bakteri sehinggaa mahluk hidup ini di sebut kosmopolit Peranan bakteri dalam kehidupan manusia Bakteri dapat menguntungkan dan merugikan manusia .yang menguntungkan bagi manusia adalah peran bakteri sebagi pengurai bahan organic maupun sisa sisa tumbuhan ,yang terjadi adalah proses pembusukan bahan yang tadi,yang merugikan adalah pembusukan sisa siasa hewan tadi dapat timbul zat beracun. Bangsa Pseudomonadales Sel-sel berbentuk peluru batang yang lurus atau bengkok atauberbentuk spiral kadang-kadang bergandeng-gandeng membentuk rantai dan mengandung pigmen fotosintetik yang berwarna hijau yang dapat bergerak dengan flagel yang polar.  Suku Thiorhoaceae,yang membawahi bakteri-bakteri lembayung (purple bakcteria) yang dapat melakukan fotosintesis dengan perantara system pigmen yang terdiri atas bacterio klorofil dan karotenoid-karotenoid,contohnya : Thiosarcina rosea  Suku Nitrobacteraceae,yang membawahi bakteri yang kemo autotrof dan memperoleh energy untuk asimilasinya dari oksidasi metan.contoh : Nitrosomonas europeae  Suku Methanomonadaceae,meliputi bakteri yang kemoautotrof dan memperoleh energy untuk asimilasinya dari oksidasi metan,hydrogen atau karbon monoksida, contohnya Methanomonas methanica.  Suku Thiobactericeae,bakteri belerang kemoautotrof memperoleh energy dengan oksidasi senyawa belerang dalam plasmanya sering terdapat belerang bebas butir-butir atau Kristal, contohnya Thiobacillus thioparus  Suku Pseudomonadaceae,bakteri yang heterotrof jarang sekali autotrof fakultatif sel-selnya seringkali bersifat oksidatif kadang-kadang fermentative.Contoh : Pseudomonas cocovenerians  Suku Spirillaceae,meliputi bakteri-bakteri dengan tubuh yang bengkok berbentuk koma sampai spiral, contohnya Crenothrik polyspora Bangsa Chlamydobacteriales Sel-selnya berderet-deret seperti benang sering kali sel itu diselubungi suatu sarung,sel yang terlepas dari koloniadapat bergerak bebas, dalam sarung kolonia sering terdapat senyawa besi. Bangsa ini antara lain meliputi ;  Suku Chlamidobacteriaceae, Koloni berbentuk benang kadang-kadang dengan cabang semu dapat membentuk sel-sel kembara, contohnya Sphaerotilus  Suku Crenotrichaceae, koloni juga berbebntuk benang tidak menghasilkan sel kembara dan bergerak aktif, contohnya Crenothrix polyspora Bangsa Eubacterales Sel-sel berbentuk bukat atu batang lurus terpisah kadang-kadang membentuk koloni yang berupa rantai yang bergerak dengan flagel yang peritrik atau tidak bergerak,bangsa ini meliputi berbagai suku antara lain :  Suku Azotobacteraceae,Sel-sel berbentuk corong atau batang mirip sel khmir hidup bebas dalam tanah.Contoh : Azotobacter chroococcum  Suku Rhizobiaceae,sel-sel berbentuk batang kadang-kadang bercabang sering kali bersimbiosis dengan legiminocae dan berbentuk bintil-bintil pada akarnya, Rhizobium leguminosarum  Suku Entrobacteriaceae,menimbulkan fermentasi anaerobic pada glukosa kadang-kadang juga laktosa. Sering kali terdapat pada saluran pernafasan atau saluran kencing vertebrata lainya hidup bebas lainya bersifat pathogen, contohnya Bacterium coli  Suku Micrococcaceae,sel berbentuk peluru terdapat dalam koloni tetrade,kubus atau masa tak beraturan, contohnya Sarcina lutea  Suku Neisseriaceae,sel terbentuk peluru sering kali berpasangan, contohnya Neisseria gonorrhoeae penyebab kencing nanah.  Suku Lactobaciaceae,bakteri berbentuk peluru atau batang yang menimbulkan fermentasi asam laktet, contohnya Lactobacillus caucasicus untuk pembuatan yoghurt  Suku Bacillaceae,sel berbentuk batang menghasilkan endospora, contohnya Bacillus anthracis penyebab penyakit antraks Bangsa Actinomyecetales Sel-selnya memanjang sehingga mirip hifa cendawa dan cenderung untuk membentuk percabangan dalam bansa ini antara lain termasuk:  Suku Mycobacteriaceae,sel-sel tidak membentuk miselum atau hanya miselum yang rudimentar, contohnya Mycobacterium leprae penyebab kusta  Suku Actinomycetaceae,membentuk miselum spora berbebntuk dalam fragmen-fragmen miselum, contohnya Actinomyces bovis penyebab penyakit mulut pada ternak  Suku Streptomycetaceae,membentuk miselum-miselum vegetative tak terbagi-bagi, contohnya Sterptomyces aureofaciens Bangsa Beggiatoales Sel-sel berbentuk cocus atau benang dengan butir belerang dalam sel atau permukaanya,bergerak meluncur berkelok-kelok atau berguling dan tidak mempunyai flagel.  Suku Begiatoceae,sel-sel ini berbentuk benang bergerak meluncur pada subtrasnya dalam lingkungan yang mengandung H2S dalam sel terdapat butir-butir belerang, contohnya Thiospirillopsis floridana Bangsa Myxobacteriales (bakteri lendir) Sel-selnya terbentuk batang yang lentur merayap pada substrat yang padat,membentuk koloni yang tipis pada substratnya yang tampak seperti lender dapat berbentuk tubuh buah.  Suku Cytophagaceae, tidak membentuk tubuh buah maupun sel-sel istirahat (mikrosista),dapat membentuk zat warna tertentu. Contoh : Cytophaga lutea, membentuk zat warna kuning, Cytophaga rubra, membentuk zat warna merah jambu.  Suku Myxococaceae, mikrosista bulat atau lonjong mempunyai dinding yang nyata menghasilkan tubuh buah kecuali pada marga sporocytipaga, contoh :Myxococcus virescens,tubuh buah berwarna kuning kehijauan ,Sporocytopaga myxococcoides,sel sel berbentuk spiral yang panjang atau agak pendek lentur bergerak seperti ular. Bangsa Spirochaetales (bakteri spiral) Sel langsing lentur berbentuk spiral sekurang kurangnya mempunyai satu putaran lengkap.  Suku Spirochaetaceae, selnya mempunyai suatu protoplasma tertentu, anggotanya menghuni air tawar yang menggenag atau dalam air laut atau hidup dalam alat pencernaan makanan jenis kerang, contoh : Spirochaetaplicatilis dalam air tawar atau air laut.  Suku Treponemataceae berbentuk sepiral ,yang tampak lebih panjang karena biasanya pembelahan sel sebelum sempurna atau belum selese contohnya : Treponema pallidum (Spirichaeta pallida) penyebab penykit raja singa ,Borrelia aserina pantogen untuk burung. Kelas Cyanophyceae (alga biru) Alga biru atau ganggang belah atau ganggang lender adalah ganggang ber sel tunggal atau berbentuk benang dengan struktur tubuh yang masih sederhana ,warna biru kehijauan,autotrof,inti dan kromatopora tidak ditemukan. Dinding sel mengandung pectin,hemiselulosa dan selulosa yang kadang-kadang berupa lender, oleh sebab itu ganggang ini dinamakan ganggang lender. Pada bagian pinggir plasmanya tergantunh zat warna klorofil a karotenoid dua macam kromoprotein yang larut dalam air yaitu fikosianin yang berwarna biru dan fikoeritri yang berwarna merah. Ditengah-tengah sel terdapatbagian yang tidak berwarna tidak berwrna mengandung asam dioksi-ribonukleat dan asam ribonukleat, jadi kedua asam nukleat itu telah berkumpul seperti didalam inti sel tumbuh tumbuhan tinggi tapi kromosom belum tampak. Sebagai zat makanan cadangan ditemukan glikogen dan disamping itu butir-butir sianofisin (lipoprotein) yang letaknya di periferi, dan volutin yang fungsinya masih belum tarang. Cyanophyceae umumnya tidak bergerak diantara jenis-jenis yang berbentuk benang-benang dapat mengadakan gerakan merayap yang meluncur pada alas yang basah. Perkembangbiakan selalu vegetative dengan membelah, pembiakan secara seksual belum pernah ditemukan. Cyanophyceae dibagi dalam 3 bangsa Bangsa Chroococcales Berbentuk tunggal atu kelompok tanpa spora warna biru kehijaun. Sukunya antara lain ; Chroococcus turgidus, Gloeocapsa sanguine. Umumnya alga ini berbentuk selaput lender pada cadas atau tembok yang basah, setelah pembelahan sel-sel tetap begandengan dengan perantara lender tadi, dengan demikian terbebtuk kelompok-kelompok atau koloni. Bangsa Chamaesiphonales Alga bersel tunggal atau merupakan koloni berbentuk benang, mempunyai spora , benang itu dapat putus-putus merupakan hormogonium yang dapat merayap dan merupakan koloni baru. Spora terbentuk dari isi sel endospora. Setelah keluar dari sel induknya spora dapa menjadi tumbuhan baru untuk menghadapi kala yang buruk dapat membentuk sel-sel awetandengan menambah zat cadangan makanan serta mempertebal dan memperbesar dinding sel.  Suku Chamaesiphonaceae contohnya Camaesiphon,Confervicolus. Bangsa Hormogonales Sel-selnya merupakan koloni berbentuk benang atau diselubungi suatu membrane,benang itu melekat pada substratnya tidak bercabang jarang mempunyai percabangan sejati lebih sering mempunyai semu, benang-benang itu membentuk hormogonium.  Suku Oscillateriaceae, didalamnya termasuk marga oscillatoria, hidup dalam air tawar atu diatas tanah yang basah, sel-selnya bulat,merupakan benang-benang dan akhirnya membebtuk koloni yang berlendir Pada jarak tertentu pada benang-benang itu terdapat sel-sel yang dindingya tebal, kehilangan zat warna yang berguna untuk asimilasi, sehingga kelihatan kekuning-kuningan dan dinamakan heterosista. Heterosista ini dalam keadaan khusus dapat tumbuh menjadi benag baru tetapi fungsinya belum dikenal dan biasanya lekas mati, contohnya O.Limosa.  Suku Rivulariaceae, yang meliputi antara lain marga plivularia, pada kolon rivularia tmpak adanya polaritas pangkalnya terdiri atas suatu heterosista, ujungya berakhir dalam suatu rambut, contohnya R. Bullata.  Suku Nostacaceae, antara lain meliputi marga Nostot dan Anabaena. Nostoc, dapat menambat N dari udara sering kli bersimbiosis dengan fungi membentuk lichens. N. commune Anabaena juga menambat N dari udara dapat bersimbiosis dengan tanman lain. A.cycadae bersimbiosis dengan pakis haji (Cycas rumphii) dalam akar akarnya yang di sebut dengan akar bunga karang A. azollaebersimbiosis dengan sejenis paku air Azolla pinnata( dalam daunnya )yang hidup di sawah sawah dan rawa rawa Cyanophyceae tersebar di seluruh dunia sebagai masa lendir atau benang benang halus ,hidup dalam air bahkan ada yang hidup dalam sumber air panas ,sebagian juga dalam tanah yang basah pada kulit pohon pohon ganggang ini merupakan perintis dan menyiapkan batu batu atau cadas cadas untuk tumbuhan lain yang lebih tinggi . Hubungan kekerabatan dengan antara tumbuhan lain masih belum terang , mengingat hubungan dan susunantubuhnya ada kemungkinan alga biru mempunyai hubungan dengan bakteri tetapi rupa rupanya dengan penyelidikan lebih mendalam kemungkinan iti makin tipis , melihat belum ada diferensiasiisi selnya ,ganggang ini masih di golongkan dalam mahluk kuno yang sudah hidup pada masa pra cambium ,600 juta tahun yang lalu

Readmore.....
 

Mengenai Saya

Foto Saya
Agung Supriyanto
Imajinasi adalah penguasa dunia
Lihat profil lengkapku

Daftar Blog Saya

Pengikut

© 2009 Free Blogger Template powered by Blogger.com | Designed by Amatullah |Template Design